Menyambung posting saya mengenai manajemen dokumen besar dan manajemen style, ada satu hal lagi yang sering menjadi pertanyaan peserta training (terutama kalangan pendidikan) dalam menyusun dokumen mereka. Pada saat membuat laporan, peserta sering memasukkan tabel data yang ukurannya lumayan lebar sehingga mereka memerlukan layout yang orientasi kertasnya adalah landscape seperti ilustrasi di bawah ini.
Biasanya, setelah dilakukan tanya jawab, beberapa peserta akan sharing bahwa untuk menyusun dokumen seperti itu, mereka akan membuat beberapa dokumen Word yang berbeda. Satu dokumen dengan layout portrait, dan dokumen lain menggunakan layout landscape. Memang dapat dilakukan, tetapi kurang bagus dan terkesan serabutan. Menggunakan Office Word 2010, layout seperti ini sebenarnya dapat disusun dalam satu file dokumen.
Konsepnya adalah menempatkan section. Section di dalam Word 2010 akan memecah suatu dokumen menjadi beberapa bagian. Jika diinginkan, masing-masing bagian akan (dapat) memiliki setting Page Layout yang berbeda (Paper Size, Orientation, Margins), skema atau susunan Page Number yang berbeda hingga Header-Footer yang berbeda. Misalnya, dengan perencanaan yang baik kita dapat menerapkan setting sebagai berikut:
- Section 1 : Portrait Orientation, A4 Size, Standard Margins, Page Number dengan format Romans (i, ii, iii,…), tanpa teks Header-Footer.
- Section 2 : Portrait Orientation, A4 Size, Standard Margin, Page Number dengan format Normal(1, 2, 3,…), teks Header “Bab I. Pendahuluan”, teks Footer “Institut Teknologi Nasional Bandung”.
- Section 3: Portrait Orientation, A4 Size, Standard Margin, Page Number dengan format Normal(1, 2, 3,…), teks Header “Bab II. Landasan Teori”, teks Footer “Institut Teknologi Nasional Bandung”.
- dan seterusnya.
Dengan penjelasan di atas, untuk dapat menerapkan orientasi landscape, maka perlu ditambahkan section baru. Berikut langkah-langkahnya.
Jika kursor berada di posisi seperti gambar di bawah, maka untuk menambahkan section baru di halaman berikutnya klik Tab Page Layout – Breaks – Section Breaks:Next Page.

Pada halaman baru, pastikan by default halaman baru ini memiliki setting yang sama dengan page sebelumnya.
Klik Tab Page Layout – Orientation – Landscape.

Hingga tahap ini, pada halaman baru dan section baru ini orientasi halaman sudah landscape. Berikutnya masukkan tabel yang diperlukan. Jika tabel yang dimasukkan sudah diformat dan memiliki header, dan tabel tersebut memiliki data yang banyak sehingga berlanjut ke halaman berikutnya, kita dapat “mengulang” Header dari tabel tersebut. Caranya, klik di header tabel, kemudian klik Contextual Tab Layout – Repeat Header Row.

Hasilnya adalah sebagai berikut.

Berikutnya, untuk dapat kembali ke setting orientasi Portrait di halaman berikutnya, kita tambahkan section lagi.
Jika posisi kursor berada di tempat seperti gambar di atas, klik Tab Page Layout – Breaks – Section Breaks:Next Page. Kemudian pada halaman yang baru,
klik Tab Page Layout – Orientation – Portrait.
Dari sini, kita dapat melanjutkan pengetikan berikutnya.
Jika kursor berada di posisi seperti gambar di bawah, maka untuk menambahkan section baru di halaman berikutnya klik Tab Page Layout – Breaks – Section Breaks:Next Page.
Pada halaman baru, pastikan by default halaman baru ini memiliki setting yang sama dengan page sebelumnya.
Klik Tab Page Layout – Orientation – Landscape.
Hingga tahap ini, pada halaman baru dan section baru ini orientasi halaman sudah landscape. Berikutnya masukkan tabel yang diperlukan. Jika tabel yang dimasukkan sudah diformat dan memiliki header, dan tabel tersebut memiliki data yang banyak sehingga berlanjut ke halaman berikutnya, kita dapat “mengulang” Header dari tabel tersebut. Caranya, klik di header tabel, kemudian klik Contextual Tab Layout – Repeat Header Row.
Hasilnya adalah sebagai berikut.
Berikutnya, untuk dapat kembali ke setting orientasi Portrait di halaman berikutnya, kita tambahkan section lagi.
Jika posisi kursor berada di tempat seperti gambar di atas, klik Tab Page Layout – Breaks – Section Breaks:Next Page. Kemudian pada halaman yang baru,
klik Tab Page Layout – Orientation – Portrait.
Dari sini, kita dapat melanjutkan pengetikan berikutnya.
Jika pada halaman-halaman selanjutnya kembali ada tabel dengan model seperti di atas, kita dapat mengulang langkah-langkah tadi.
Semoga bermanfaat.
Written with Windows Live Writer
Bambang F. Indarto, S.T.
MCPD, MOM, MCT, CEI, MVP
Sumber : http://mugi.or.id/blogs/bfindarto/archive/2012/03/09/orientasi-halaman-yang-berbeda-pada-office-word-2010.aspx
Sumber : http://mugi.or.id/blogs/bfindarto/archive/2012/03/09/orientasi-halaman-yang-berbeda-pada-office-word-2010.aspx
Tidak ada komentar:
Posting Komentar